
Mudik Lebih Awal, 1.100 Penumpang Berangkat dari Pelabuhan Manokwari Naiki KM Sinabung
Ribuan warga Papua Barat memilih berangkat lebih awal memanfaatkan momen sebelum puncak arus mudik. Pelabuhan Manokwari mulai menggeliat sejak pagi hari.
MANOKWARI — Pelabuhan Manokwari, Papua Barat, mulai dipadati para pemudik yang memilih berangkat lebih awal menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat sebanyak 1.100 penumpang telah bertolak dari Pelabuhan Manokwari menggunakan KM Sinabung pada Jumat, 13 Maret 2026.
Keputusan berangkat lebih awal ini bukan tanpa alasan. Para pemudik sengaja memilih berangkat sebelum jadwal puncak agar terhindar dari antrean panjang dan kepadatan penumpang. Puncak arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Manokwari sendiri diprediksi akan terjadi pada 15 Maret 2026. Dengan berangkat lebih awal, para pemudik berharap perjalanan menuju kampung halaman bisa berlangsung lebih nyaman dan tenang.
Calon penumpang tampak berjalan tertib menuju KM Sinabung yang telah bersandar di dermaga. Sebagian besar membawa koper, tas besar, dan kardus berisi oleh-oleh khas Papua Barat untuk keluarga di kampung halaman. Suasana pelabuhan terlihat ramai namun terkendali, dengan petugas Pelni memastikan proses boarding berjalan lancar.
Lonjakan jumlah penumpang ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang tanggal 15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak kepadatan. Karena itu, pihak Pelni mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui loket resmi Pelni, aplikasi Pelni Mobile, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan memberikan diskon tiket 30 persen untuk kelas ekonomi kapal Pelni selama periode angkutan Lebaran 2026, berlaku mulai 11 Maret hingga 5 April 2026. Kebijakan ini turut mendorong masyarakat untuk berangkat lebih awal sekaligus meringankan beban biaya perjalanan.
Untuk arus mudik Lebaran 2026, Pelni Cabang Manokwari telah menyiapkan enam armada kapal yakni KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Sinabung, KM Dorolonda, KM Labobar, dan KM Gunung Dempo guna melayani mobilitas penumpang dari dan menuju Manokwari ke berbagai daerah di Indonesia.